Berita & Blog


Usaha Herbal Rumahan Untuk Ibu Rumah Tangga

Merasa bosan hidup di rumah saja tanpa penghasilan? Para ibu rumah tangga mungkin harus mencoba usaha yang satu ini. Alasannya, usaha herbal rumahan merupakan salah satu usaha paling laris saat ini. Meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk hidup sehat (sekaligus juga semakin tingginya biaya pengobatan rumah sakit) membuat obat herbal jadi lebih digemari. Namun, apa saja usaha herbal rumahan yang bisa dicoba ibu rumah tangga? Berikut ini daftarnya.

1. Menanam Tanaman Obat Keluarga

Bagi ibu rumah tangga, usaha herbal rumahan dengan menanam tanaman obat keluarga (TOGA) patut dicoba. Selain tidak menuntut banyak waktu, menanam TOGA akan membuat lingkungan rumah jadi lebih asri. Dari segi biaya, menanam TOGA juga tidak membutuhkan banyak biaya. Bahkan, terdapat beberapa TOGA yang tidak perlu berulang kali ditanam kembali setelah panen. Misalnya jahe, kunyit, dan sejenisnya.

2. Membuka Toko Obat Herbal

Selain menanam TOGA, ibu rumah tangga juga bisa mencoba membuka toko obat herbal. Toko ini bukan hanya menjual bahan mentah obat seperti TOGA. Melainkan juga bisa menjual obat-obatan dalam kemasan lainnya.

Bagi ibu rumah tangga, membuka toko adalah salah satu cara terbaik memiliki usaha tanpa meninggalkan keluarga. Apalagi jika toko yang dibuka adalah toko obat herbal yang masih jarang tersedia.

3. Menjual Produk Olahan Organik

Semakin hari, masyarakat makin ingin meningkatkan kualitas hidupnya. Terutama bagi orang-orang tertentu yang punya penyakit atau mengalami obesitas. Penting menjaga agar makanan dan minumannya tidak mengandung terlalu banyak kalori atau lemak jahat.

Ibu rumah tangga bisa memanfaatkan hal tersebut sebagai peluang membuka usaha herbal rumahan. Produk yang dibuat tidak harus selalu berupa obat, melainkan juga bisa produk olahan organik. Salah satu contoh makanan dari tanaman herbal misalnya es krim jahe atau kue teh hijau.

4. Menjadi Pengusaha Snack Buah

Selain membuat produk olahan organik, ibu rumah tangga juga bisa menjadi pengusaha snack buah. Meskipun berupa snack, snack buah tidak mengandung terlalu banyak lemak. Jadi konsumennya tidak perlu khawatir gemuk meski banyak ngemil.

Saat ini, prospek snack buah benar-benar bagus di pasar. Namun, alat produksi yang dibutuhkan biasanya lebih rumit. Akan tetapi tidak perlu khawatir. Saat ini banyak jasa maklon menyediakan jasa produksi, salah satu contohnya adalah perusahaan Indo Greenlife Harvest.

5. Membuka Kedai Jamu

Salah satu usaha herbal rumahan yang paling laris, baik di desa maupun di kota, adalah kedai jamu. Bagi ibu rumah tangga, membuka kedai jamu sangatlah mudah. Cukup dengan menguasai teknik meracik jamu saja. Selain itu, kedai jamu biasanya tidak buka satu hari penuh. Umumnya, kedai jamu buka mulai sore hingga malam hari. Dengan demikian, ibu rumah tangga tidak perlu khawatir usahanya mengganggu tugasnya mengurus keluarga.

6. Menjadi Agen Obat-Obatan Herbal

Banyak perusahaan herbal membutuhkan agen untuk menjual produknya. Peluang ini bisa dimanfaatkan ibu rumah tangga untuk membuka usaha herbal rumahan. Ibu bisa mendaftarkan diri menjadi promoter untuk produk herbal yang dianggapnya akan laris. Media promosinya bisa lewat mana saja, bahkan via online. Jadi ibu rumah tangga bisa mengurus usahanya kapan pun dan di mana pun.

Akan tetapi jika bisnis yang dipilih online, sebaiknya maksimalkan media promosi. Jangan lupa membuat website untuk usaha herbal rumahan yang dipilih.

Demikianlah 6 usaha herbal rumahan yang bisa dilakukan ibu rumah tangga tanpa mengganggu tugasnya. Untuk para ibu di luar sana, tidak perlu bingung lagi mencari penghasilan tambahan. Pilih salah satu usaha herbal di atas, lalu jalankan usaha tersebut semaksimal mungkin. Dengan prospek usaha herbal yang bagus, usaha yang dimiliki pasti akan berjalan dengan baik.